Timnas Menang 8-0 di Laga Uji Coba

Tim PPSM Kartika Nusantara Magelang menelan kekalahan telak 0-8 dari Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam pertandingan uji coba di Stadion Madya Kota Magelang, Kamis.

Timnas senior yang dipersiapkan untuk mengikuti turnamen internasional di Palestina tersebut terlalu kuat bagi tuan rumah PPSM Kartika Nusantara yang kemasukan delapan gol tanpa balas. Gol Timnas diciptakan Hamdi Rahman menit ke-11, Rahmat menit ke-18 dan 36, Irfan Bachdim (50 dan 72), Joshua Pahabol (58 dan 75) dan Slamet Nurcahyo menit ke-88.

Laga yang disaksikan mantan KSAD Goerge Toisotta bersama lebih dari 10.000 penonton yang memadati Stadion Madya tersebut berlangsung menarik.

Pada babak pertama, Timnas menurunkan pemain seperti Wahyu Tri Nugroho (kiper), Hamdi Ramdan, Wahyu Wiji Astanto, Satrio Syam, Novan Setya, M Nor Iskandar, Taufik, Jajang Paliaman, Hendra Bayou, Syamsul Arif dan Rahmat. Pada babak ini, mereka mengurung pertahanan tuan rumah yang digalang Iksan Sania, Rene Martinez, Syamsudin dan Ruslam.

Timnas yang cenderung menguasai permainan, pada babak pertama berhasil menyarangkan bola ke gawang PPSM yang dijaga Ghoni Yanuar sebanyak tiga gol. Gol pertama dicetak Hamdi Rahman melalui sundulan kepala, berawal dari sepak pojok yang dilakukan Hendra Bayou. Sedang gol kedua dan ketiga, semuanya melalui kerja sama antara Syamsul Arif, Rahman dan Taufik.

Pada babak pertama, tuan rumah sebenarnya juga mampu membuat beberapa peluang, antara lain melalui Tinton Suharto, Kurniawan dan Saiful. Namun penyelesaian akhir mereka tidak optimal.

Pada babak kedua, hampir semua pemain Timnas diganti, antara lain masuk Irfan Bachdim, Kim Jefry Kurniawan, Joshua Pahabol, Endra Prasetya, Jecky Pasarella, Nopendi, Slamet Nurcahyo, Rendi Irawan dan Abdul Mustawir.

Pada babak kedua, lima gol bersarang ke gawang PPSM Kartika Nusantara.

"Kami kalah kelas. Namun dibalik semua itu, anak-anak dapat pelajaran banyak pada pertandingan hari ini," kata pelatih PPSM Kartika Nusantara, Danurwindo.

Asisten Pelatih Timnas Garuda, Fabio Oliviera mengaku jika kinerja anak asuhnya sebenarnya masih dapat ditingkatkan lagi, terutama jika pemainnya lengkap. Kendalanya, katanya, ada beberapa pemain yang dipanggil belum bisa datang karena masih dibutuhkan di klubnya dalam kompetisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar